Lintasan Bunda
Lilypie Baby Ticker

January 23, 2006

1.4 Gaya dan prinsip

Parenting Style

Para ahli, menggolongkan cara orang tua mendidik anaknya dengan 4 gaya, yaitu: Permissive, Free reigning, Authorian, dan Controlling. Tentu saja gaya-gaya ini punya kekuatan dan kelemahan masing-masing. Yang paling ideal sih gaya ke-5 (gubraks) yaitu nurturing and setting limits.

Lihat bagaimana gaya mereka dalam menghadapi anak-anak yang:
- ingin tidur agak larut karena ingin nonton TV dengan acara kesukaannya
- terlambat makan malam

Ayah yang permisif:
Cenderung bermasalah dalam menetapkan batasan-batasan **strong nurturer-weak limit setter**
Contoh komentar:
- Oke, kamu boleh tidur telat. ayah tahu kamu suka sekali acara ini
- Kamu ga dengar panggilan ayah untuk makan malam? Ok, sekarang duduk, ayah hangatkan makanan dulu supaya kamu ga makan makanan dingin

Ibu yang free reigning
**weak in nurturing-in limit setter
Contoh komentar:
- Kamu kerjakan sendiri, ibu sibuk

Ayah yang otoriter
Seringkali gagal mendengarkan anaknya atau menghargai ide/pendapatnya
**weak nurturer-strong limit setter**
Contoh komentar:
- Ini waktunya tidur, ga ada alasan, Fatima
- Kamu terlambat untuk makan malam, jadi kamu tak makan malam malam ini.

Ibu yang pengontrol
**strong nurturer-too many limits setter**
Contoh Komentar:
- Ali, mama ingin kamu pakai baju ini ke masjid

Seimbang antara nurturing-setting limits
Ingat QS 2:143 tentang umatan wasatan? Begitulah sebaiknya orang tua menjadi seimbang, terutama dalam menjaga hati sekaligus mendisiplinkan anak, seperti contoh komentar-komentar ini:
- Sumayya, ingin sekali ibu membiarkan kamu tidur agak larut. Tapi besok sekolah dan ibu tak enak hati bila kamu kurang tidur.
- Ali, terlambat lagi untuk makan malam. Bagaimana kita selesaikan ini?

Beberapa saran untuk membuat perubahan menuju kondisi ideal:
1. jujur pada diri sendiri
Coba lihat komentar-komentar yang mencerminkan gaya kita, lalu pilih komentar yang mirip dengan komentar yang biasa/cenderung keluar dari mulut kita
2. membesarkan hati diri sendiri
3. membesarkan hati anak-anak
kelemahan (sikap yang kurang tepat pada anak) yang pernah kita buat bisa kita perbaiki untuk lebih menyampaikan ‘pesan’ dengan tepat
4. berbicara dengan yang lebih tahu di komunitas yang ada
5. buatlah keputusan
6. gunakan buku ini untuk memodifikasi dan memperbaiki gaya mendidik kita

Beberapa prinsip penting yang harus diperhatikan (disini ditulis 3 dari 7 saja)
1. Orang tua sebaiknya selalu memperlihatkan dengan jelas bahwa sumber yang dikatakan ortu dan apa yang mereka minta sebagai latihan adalah berasal dari Allah dan rasulNya. Ini membuat mereka merasakan interaksi mereka tak hanya dengan orang tua tapi juga dengan sesuatu yang lebih besar dari itu.

2. Membesarkan anak adalah peran yang paling luhur. Orang tua sebaiknya sangat menyadari kebenaran ini. Mempersiapkan generasi baru untuk tugas kemanusiaan seutuhnya di bumi ini. Bayi yang ada di pangkuan mereka adalah orang yang akan mengambil tanggung jawab dan membuat keputusan amat serius yang akan mempengaruhi SELURUH MUSLIM bahkan SELURUH KEMANUSIAAN.

3. Orang tua sebaiknya menyadari bahwa mereka tak hanya memberitahu anak-anaknya tentang BAIK-BURUK/SALAH-BENAR tapi juga menyediakan mereka alat untuk menilai kriteria tentang itu dalam segala kondisi. Ini artinya, meski orang tua tak bersama anak-anaknya, mereka akan tetap mampun memilah dan memilih serta memutuskan dengan bijak.

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://risvya.blogsome.com/2006/01/23/13-gaya-dan-prinsip/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>























Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M